Saturday, April 7, 2012

The First Stand Up Nite Malang

Opening Performance : Knee and Toes


Ini salah satu penerima Golden Ticket di ajang pencarian bakat 'Stand Up Comedy 2' : Arie Kriting


Ini dia Comic termuda berumur 16 tahun : Fito




Ini juga salah satu penerima Golden Ticket di ajang pencarian bakat 'Stand Up Comedy 2' : Yuli Queen


Ini Om Reggy Hasibuan, comic asal Malang :)

Dia adalah pencetus pertama Stand Up Comedian di Indonesia (giving applause *prokprok)

Om Reggy ini comic berdarah Jawa, Cina, dan Batak

Sebelum menjadi comic, Om Reggy Hasibuan ini bekerja sebagai guru bahasa Inggris (debate)

Ko Ernest Prakasa, siapa yang tidak kenal dengan orang ini? :D

Comic Cina - Betawi yang luar biasa, hahaha!





Wednesday, April 4, 2012

Semusim

Awal ku mengenalmu, tak terkira akan menjadi sedekat itu. Aku tak pernah menyangka akan menjadi seperti itu. Aku terkejut, namun aku bersyukur, karena aku bisa memiliki seseorang sepertimu. Kau berbeda dari orang yang lain. Kau mampu memahami keadaanku, kau mampu beriku kekuatan disaat jiwaku melemah. Tapi itu hanya semusim, ketika aku sedang bersamamu.

Sekarang kita terpisah. Hati kita terpisah sangat jauh. Namun sebenarnya, jarak kita sesungguhnya tidak sejauh itu. Aku merasakan perbedaan kita semakin menjadi-jadi. Tak ada toleransi sedikitpun! Dan aku merasa sakit untuk itu. Perhatianmu tak lagi ada, kasih sayangmu memudar. Untuk menemaniku sejenak saja tak ada waktu. Dimana engkau? Dimana engkau yang selalu menemaniku? Dimana engkau yang mampu memahamiku setiap waktu?

Aku menyadari, bahwa setiap manusia selalu melakukan perubahan. Entah itu perubahan positif, ataukah negatif. Aku tak tahu. Namun satu yang aku tahu, perubahan yang kamu lakukan tidak sejalan dengan apa yang aku pikirkan. Kau berjalan dengan percaya diri, lurus ke depan, tanpa menoleh ke kanan kiri, bahkan ke belakang. Masih ingatkah kau akan diriku?

Sekarang kita berada di tempat yang berbeda. Aku berada di utara, dan kamu berada di selatan. Hidup kita sudah berbeda. Hidupku semakin parah, dan hidupmu semakin membaik. Saat ini aku tahu, kau sudah menemukan penggantiku. Pengganti teman hatimu. Aku bukan siapa-siapamu lagi. Dan sekarang dia adalah segalanya bagimu. Tak sedikitpun kau memandangku, pandanglah dia semau mu! Pergilah kepadanya dan pergilah jauh dari hidupku jika memang itu yang harus terjadi pada hidup kita. 

Bangku-bangku itu menjadi saksinya. Saksi semua perjalanan hidup kita berdua. Ketika kita bercanda, bernyanyi bersama, saling bercerita, dan bahkan ketika kita bertengkar beradu opini. Aku merindukan masa-masa itu, masa dimana AKU DAN KAMU adalah SATU.

Satu pesanku, jangan biarkan dia merasakan kasih sayang semusim seperti apa yang kamu lakukan di kehidupanku.

For : Someone who stay in my left side