Wednesday, August 22, 2012

I Believe It!

Percaya dengan kata hati? Aku percaya hal itu! Kata hati ialah sebuah penggilan yang muncul dari dalam diri kita masing-masing. Kata hati sering muncul dengan sendirinya ketika kita memikirkan sesuatu hal. Ketika kita hendak memilih, ketika kita hendak melakukan sesuatu, dan semua yang kita lakukan akan selalu muncul yang disebut kata hati.
Mungkin banyak orang tidak mengenal kata hati mereka sendiri, karena mereka tidak peduli akan dirinya masing-masing. Percaya pada diri sendiri adalah kunci untuk menemukan kata hati itu.
Kata hati tidak akan mengatakan hal buruk yang harus kita berbuat, justru sebaliknya. Ia selalu memberikan peringatan-peringatan untuk melakukan hal yang baik. Yang aku temukan sejak dulu, kata hati tidak akan pernah salah :)

Percaya dengan ikatan batin? Aku sangat percaya hal itu! Ikatan batin ialah sebuah konektivitas dimana kita dengan seorang yang lain memiliki hal itu. Sebuah koneksi yang sama, yang dapat menghubungkan kita dengan orang tersebut. Hal itu jarang terjadi, namun ada beberapa orang yang mampu merasakannya. Mungkin sebuah ikatan batin yang normal adalah ikatan batin kita dengan ibu, dengan orang yang lain mungkin jarang. Tapi aku punya itu! Aku punya ikatan batin itu dengan sahabatku. Hal yang jarang terjadi, tapi itu terjadi padaku :)

Mengapa aku berbicara seperti ini? Karena kedua hal itu benar-benar terjadi di dalam hidupku. Sudah bertahun-tahun aku merasakannya, tapi baru saja aku menyadari bahwa kedua hal itu memang nyata ada padaku dan sahabatku. Sungguh hal yang langka, namun aku mencintai hal itu.

For: Someone who stay in my left side

Thursday, August 16, 2012

Kangen

Kutrima suratmu `Tlah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu aKan hadirnya diriku
Didalam hari-harimu Bersama lagi

Kau tanyakan padaku Kapan aku akan kembali lagi
Katamu kau tak kuasa Melawan gejolak didalam dada
Yang membara menahan rasa Pertemuan kita nanti
Saat bersama dirimu

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....

Kau tuliskan padaku Kata cinta
Yang manis dalam suratmu
Kau katakan padaku Saat ini
Kuingin hangat pelukmu
Dan belai lembut kasihmu
Takkan kulupa slamanya
Saat kau ada di sisiku

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....

Jangan katakan cinta
Menambah beban rasa
Sudah simpan saja sedihmu itu
Ku akan datang.....

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....


Lagu itu, mungkin bisa mewakili perasaanku beberapa waktu ini. Missing someone is a bad thing, right? But actually, that's bad for ourself. Jujur, saya bingung mau nulis apa. Perasaan saya campur aduk ketika ingat masalah ini. 

Dia, seseorang yang hadir tanpa terduga olehku. Berkenalan dengan cara yang tidak wajar. Tiba-tiba mendekat dan akhirnya kami menjadi dekat. Kami berteman, namun makin lama kami sudah layaknya sepasang saudara kembar yang lama terpisah.
Setelah kami berpisah, tak ada lagi kabar darinya. Tentang siapa temannya saat ini, siapa kekasihnya saat ini, bagaimana keadaan study nya, daln lain-lain. Saya butuh dia, SANGAT BUTUH! Dia yang selalu menemani ketika aku sendiri, dia yang selalu menghibur ketika aku sedih, dia yang selalu menolong ketika aku membutuhkan bantuan, dia segalanya.

Sungguh pikiran ini berputar-putar ketia mengingatmu. Hanya satu inginku, kembalilah ke sini.. :(

For: someone who stay in my leftside