Sunday, December 9, 2012

Bukan Mereka!

Baru aja, saya nonton sebuah acara talkshow di salah satu stasiun tv nasional dengan inisial judul talkshow 'JA'. Hal itu terjadi secara tidak sengaja dan kebetulan bintang tamu yang diundang adalah Sammy Simorangkir. Kita semua tahu bahwa Sammy adalah mantan vocalist band Kerispatih. Band yang selalu menyajikan lagu-lagu yang menyentuh hati setiap pribadi manusia. Tidak hanya band tersebut, mantan vocalist-nya yaitu Sammy juga sangat terkenal dengan suara indahnya.

Di acara tersebut, sang presenter sudah pasti bertanya tentang kehidupan Sammy saat ini, setelah ia dipecat oleh management mantan band-nya tersebut. Tidak hanya itu, ada satu pertanyaan yang bener-bener membuat saya membuka telinga dan mata hati selebar-lebarnya. Presenter tersebut bertanya, "Ada nggak sih rasa trauma itu?". Sammy menjawab panjang lebar. Namun ada satu peryataan dia yang benar-benar membuka mata hati dan pikiran saya. Intinya seperti ini, "Dulu, saya mendewakan yang namanya teman. Itu bagi saya, entah bagaimana dengan orang lain. Dan saya, me-nomor-dua-kan keluarga. Saya mengorbankan segalanya demi teman. Ketika keluarga mencari saya, bagaimanapun caranya agar saya tidak kembali pulang dan tetap bersama teman-teman. Tetapi, sekarang saya sadar, semua itu terbalik. Jika suatu saat kita jatuh ke dalam sebuah lubang kotoran. Siapa yang akan mengulurkan tangannya pertama untuk menyelamatkan kita? Keluarga, pasti keluarga. Meskipun teman yang selalu kita 'DEWA'kan adalah teman semenjak kecil, kita tidur satu ranjang atau apa pun lah yang menggambarkan kalau kita ini teman sejati, semua itu tidak akan bisa. Mereka tidak akan pernah menolong kita. Tidak ada istilah 'berat sama dijunjung, ringan sama dijinjing'. Hal itu menyadarkan saya untuk tidak me-nomor-dua-kan keluarga. Sekarang saya sadar."

Jujur, saya merinding denger kata-kata itu. Itu yang selama ini saya rasakan. Bagaimana pun kedekatan kita dengan teman, tetap keluarga lah yang dapat menerima kita. Tidak ada istilah teman selalu ada untuk kita. Kata 'BERSAMA' sudah bukan jamannya lagi. SEKARANG SAYA SADAR, SANGAT SADAR!

(ps: sebenernya saya pengen share video Sammy di acara tersebut. Tapi ternyata di youtube belum beredar video tersebut. Jadi silahkan yang ingin lihat cari sendiri di youtube, kalau sudah beredar *smile*)

Wednesday, November 14, 2012

What about my Hero?

People always think that hero is always be someone who can protects ourself. And it's alwys the self, I mean the body. For me, a hero is someone who can protects me from hurting, lonely, and many others of heartaching. There are many people called heroes, like Bung Tomo and Soekarno. But in my opinion, the hero that stays  around us is bestfriend.
Bestfriend is someone who can makes me happy. He never wants to hurt my heart, except if it's an accident. He always stays next to me, he's always available when I need him, he always helps me when I need some helps, and so many examples there.
I have a bestfriend, I knew him since I was in Junior High School. We were classmates. We're so close like family. He's just like my brother, and I'm his sister. he always protects me from other people who want to hurt me. When I got a problem, he always there for me and give me some advices. We're open to one each other. Even the secret things that we have to keep it, we always know it.
He's everything to me. That's why I love him so much. I never want to lose him, whatever the problems. And now, I'd like to say that my bestfriend is my hero!

Sunday, November 11, 2012

I'll Call You, Rain..

Hujan. Aku membutuhkanmu. Kau temanku, kau sahabat sejatiku. Kau lah yang sering aku butuhkan. Tawa, sedih, kenangan, akan teringat bila ku lihat kau. Air mu yang jatuh ke tanah ini, membawa kesejukan tersendiri untukku. Terlebih bila aku menyentuh mu, perasaan nyaman akan ada pada diriku.

Bolehkah aku memanggil nama mu? Memanggil mu untuk menemaniku di sini, ketika aku sendiri, atau aku sedang bersama yang lain. Bolehkah? Kehadiranmu selalu melengkapi, apa pun itu.

Kenangan demi kenangan muncul di dalam pikiranku bila air mu mulai membasahi bumi ini. Canda di setiap kenangan-kenangan itu mengingatkanku kembali, bahkan di setiap tangisannya juga. Mengapa hal itu terjadi?  Mengapa semua hal itu muncul ketika kau hadir di sini? Aku bertanya-tanya di dalam hati, apakah memang ini tujuannya? Apakah memang Tuhan menciptakanmu untuk menghadirkan kembali setiap kenangan itu? Merindukan setiap canda tawa yang terjadi pada saat itu, teringat kembali akan tangisan yang pernah terjadi.

Hanya perasaanku saja atau bukan, entahlah. Terkadang aku menikmati perasaan itu, kadang aku hanya ingin menangis akan perasaan itu. Namun ijinkan aku untuk merasakan kenangan itu di dalam dirimu, hujan..

Let me call your name, Rain :)


Monday, October 29, 2012

Terjemahan

Ketika kita menonton sebuah film, film produksi luar negeri, tentunya dengan bahasa asing. Memang, kita seringkali tidak mengerti bahasa yang terdapat dalam film tersebut. Tetapi bukankah kita lebih nyaman dengan suara bahasa asing itu daripada dubbing? Iya atau tidak, jawaban ada di dalam diri anda. Namun banyak di antara kita lebih suka suara dengan bahasa asli, karena itu terdengar lebih nyaman.

Beberapa waktu yang lalu, ayahku menonton sebuah film di televisi. Ya, film asing, dari China. Film itu tayang jam 8 malam, tetapi beliau sudah menunggu film itu sejak pukul 7 malam. Jam 8 pun tiba, beliau sudah ada di depan tv. Ketika film itu mulai dimainkan, ya, ternyata televisi tersebut menayangkan film yang sudah di dubbing. Betapa kecewanya beliau.

Di sini sama halnya dengan kehidupan kita. Mencintai seseorang yang berarti di dalam hidup kita, tiba-tiba ia berubah, dengan bahasanya yang baru. Padahal pada kenyataannya, kita mencintai dia karena ia memiliki bahasa yang tidak sama dengan kita, ia menggunakan bahasa aslinya namun kita nyaman akan hal itu. Suatu ketika ia berubah menggunakan bahasa lain yang sebenarnya bukan bahasanya yang dulu, sungguh sakit melihat hal itu.

Terjemahan, ada kalanya hal itu membantu, namun ada kalanya juga hal itu menyusahkan karena kita tidak nyaman akan hal itu. Kalimat itu bisa kita gambarkan di dalam kehidupan kita. Di dalam berkehidupan, berteman dan berkeluarga, jadilah diri sendiri. Kita bisa bersatu karena kita berbeda. Perbedaan yang alami karena kita hanya ingin dan terus berusaha menjadi diri sendiri. Tidak menjadi orang lain. Menjadi diri sendiri adalah kunci dimana orang akan bisa menerima kita sebaik mungkin.

Wednesday, October 24, 2012

My Fault?

Kesalahan yang ku buat, lihatlah.
Dia menungguku di sana, namun aku meninggalkannya.
Dia ingin berada di sampingku, namun aku tak memberinya ruang.
Dia ingin berbicara padaku, namun aku tak memberinya waktu.
Dia mulai memperhatikanku, aku pun juga begitu.
Perasaan ini muncul di hatiku, entah di hatinya.
Inginku, inginnya, kami berdua bersama.
Namun waktu berkata tidak.


Saturday, October 20, 2012

'Malam Minggu'-ku Tidak Seburuk Itu :)

Biasanya, malam minggu selalu sendiri. Semua keluarga pergi dengan pasangannya. Begitu juga dengan teman-temanku. Mereka memiliki pasangan, sedangkan aku tidak. Biasanya malam mingguku selalu suram, tidak ada yang menemani.
Namun hari ini malam mingguku berbeda, dia telah kembali. Meskipun itu hanya sebentar. Itu cukup menggetarkan hatiku. Ia membangunkanku dari tidur lelap, ia membuatku bersemangat menjalani hari. Memang sedikit berbeda, karena sudah lama sekali kami tidak berbincang. Entah itu tentang hal yang umum atau menyangkut hal pribadi.

Senang melihatmu kembali kawan! Meskipun itu hanya sekejap saja. Setidaknya kamu sudi untuk mampir ke dalam hidupku hari ini. Aku berharap kamu kembali seperti yang dulu. Mampir ke dalam kehidupanku setiap hari, memberikanku banyak sekali kalimat-kalimat penyemangat, menemaniku ketika aku sendiri, menolong ketika aku membutuhkan, dan semuanya.
Glad to see you came here. :)

For: Someone who stay on my left side

Saturday, October 6, 2012

Mati Satu Tumbuh Seribu (Bersyukur)

Kehilangan seseorang yang kita sayangi atau kita cintai selalu dianggap sebagai hal yang buruk. Itu persepsi semua orang termasuk saya sendiri. Sudah kodratnya rasa kehilangan itu menyakitkan. Kehilangan teman, pacar, atau bahkan keluarga.

Bukan sebuah keharusan, kehilangan diwarnai dengan kesedihan yang berlarut-larut. We have to move on! Kesedihan bukan jalan satu-satunya yang harus dilakukan. Aku percaya, suatu hari air mata ini akan berhenti mengalir. Aku percaya, suatu hari kegelapan ini akan menghilang. Hangatnya matahari akan mengeringkan semua air mataku, sehingga tak akan ada lagi tangisan itu.

Sepanjang kita bersabar, Tuhan pasti memberikan sesuatu yang berarti bagi kita. Menggantikan yang lama, menggantikan sesuatu yang telah hilang. Dan sekarang aku mendapatkannya. Seperti kata peribahasa, 'mati satu tumbuh seribu'. Mungkin, di masa yang lalu aku kehilangan beberapa orang sangat berarti di dalam hidupku. Tapi sekarang Tuhan memberiku segudang orang-orang baru, yang mampu menggantikan mereka yang telah hilang.

Aku bersyukur kepada Tuhan. Ia tak pernah ingkar janji. Seperti pelangi sehabis hujan, itulah janji Tuhan. Jika Tuhan mengambil sesuatu yang berharga dari kita, aku percaya, Ia selalu memberi kita hal yang baru. Tuhan tak pernah meninggalkanku sendiri, Ia selalu mengerti dan menemaniku setiap saat. Meski kebaikannya tidak selalu tepat datang ketika kita menginginkannya, karena Tuhan sudah merencanakan hal yang baik bagi kita.

Inti dari ini semua, saya bersyukur pada Tuhan. Ia telah memberiku segudang pengalaman dan teman-teman baru menggantikan hal-hal yang buruk di masa yang lalu. Terima kasih Tuhan! :)

Sunday, September 30, 2012

Yang Terlupakan dan Tersisihkan

Hari itu sudah terlewati. Orang yang aku nantikan, dia datang padaku. Untuk hari itu, dia yang pertama. Bangga, senang, terharu, semua bercampur menjadi satu. Untuk kali itu, tiap jam aku terbangun. Memastikan segala sesuatunya. Apakah dia hadir, apakah dia mengingat hal ini, apakah dia menjadi yang pertama. Jam pertama, kosong. Jam kedua, kosong, Jam ketiga, masih kosong. Jam keempat, aku masih berharap dia datang. Jam kelima, DIA DATANG! Aku gembira karena nya. Doa ku dikabulkan oleh Tuhan. Pada saat itu, hanya satu pintaku. Dan memang benar, aku hanya menginginkannya.

Dia datang padaku, mungkin pikirku itu sudah cukup. Namun ternyata tidak. Aku memintanya untuk tetap tinggal di sini untuk beberapa waktu saja. Dia menolak dengan tegas. Hati ini sakit, serasa dihunus oleh pedang tajam. Aku memohon, dia tetap menolak. Aku memaksa, ia kesal padaku. Aku terus memaksa, marahnya semakin menjadi-jadi. Akhirnya aku memutuskan untuk diam dan tak berkata apa pun. Ia memilih yang lain daripada harus tinggal bersamaku sebentar saja di sini.

Terima kasih, kau sudah mengingatku. Meskipun itu hanya sekejap. Aku sudah cukup senang. Terima kasih juga telah menyisihkanku demi orang lain. Walaupun dulu kau adalah satu-satunya orang yang selalu ada untukku.

Mereka, orang yang ada di dekatku juga. Orang-orang yang biasanya tak pernah lupa akan hal-hal yang penting bagiku. Di awal, mereka mengingatkanku akan hari itu. Menyusun rencana sedemikian rupa, namun ternyata tak ada kabar satu pun dari mereka. Mereka melupakan hari pentingku. Menunggu tiap jam, tak kunjung datang. Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu. Mereka masih menghilang. Mungkin mereka tidak menyisihkanku, tetapi mereka melupakanku.

Thursday, September 27, 2012

Waiting For That Day

Menunggu hari itu, butuh waktu satu tahun. Dan itu terus terjadi 'over and over again'. Hari spesial yang dinantikan oleh setiap manusia. Tapi aku selalu mendapatkan hal yang buruk dari hari itu, dan SELALU.

Besok, mungkin bisa dikatakan sebagai hari spesialku. Tapi entah apa yang akan terjadi. Aku bertanya-tanya. Bertanya pada diriku, hatiku. Semua yang ada di sekitarku, aku bertanya. Namun tak ada jawaban. Dia, yang seharusnya ada di sisiku saat ini, besok, dan selamanya, dia tak ada di sini. Dia tak membalas apa pun yang aku berikan. Seharusnya dia menjadi seseorang yang berdiri di sampingku saat ini, ketika aku rapuh dan hancur.

Satu yang aku ingin, menunggu hari itu datang dan dia datang kepadaku..

For: someone who stay on my left side

Sunday, September 9, 2012

What Makes You Beautiful

Sebagai manusia, pasti ada rasa dimana kita memiliki ketertarikan. Entah dengan lawan jenis atau yang lainnya. Dan itulah yang saya alami selama ini.
Tersenyum, hal mudah yang dapat kita lakukan dimana saja. Namun terkadang terasa berat untuk melakukannya. Banyak orang mengatakan 3S, yaitu senyum sapa salam. Itu yang dapat membuat orang lain menghargai kita.
Aku, terkadang sulit melakukan hal seperti itu. Selain jarang sekali dalam mood yang baik, sifat cuek sudah melekat di tubuh ini. Hal tersebut menjadi sangat susah untuk dilakukan. Ya, tersenyum. Meskipun seperti itu, aku senang sekali melihat orang tersenyum. Dari senyuman itu, muncul sebuah ketertarikan atau sebuah kesenangan.
Teringat kata ibu, “Tersenyumlah, karena tersenyum membuat kamu terlihat cantik.” Aku selalu ingat akan kata-kata itu. Dan ternyata memang benar. Selama kita hidup, lihatlah orang yang selalu tersenyum. Ia akan terlihat lebih baik daripada orang yang lebih sering terlihat cemberut.
Ada beberapa orang yang aku kagumi karena senyumannya. Senyum yang menawan, indah, menyejukkan hati. Diantara mereka memang laki-laki. Itu karena menurut pribadi saya, senyum laki-laki lebih menyenangkan daripada senyum para perempuan. Mungkin saya berpendapat gini karena saya perempuan, hahahaha..
Ya, memang itu adanya. Mari kita tersenyum, mari kita membuat dunia tersenyum karena kita.
*ps: Kata ketertarikan di atas jangan dianggap sebagai ketertarikan dalam hal cinta, hanya sebatas pandangan mata.
SMILE EVERYBODY! :))

Thursday, September 6, 2012

Sedih.

Manusia diciptakan sesuai gambar dan rupa Allah. Bukan wajah yang sama persis dengan Tuhan, namun sifat-sifat manusia itu sendiri berasal atau sama dengan Tuhan. Tuhan adalah panutan kita, panutan dari segala panutan. Tuhan adalah Tuhan, dan Dia juga manusia, Pernah merasakan senang dan sedih, bahkan tersiksa. Sama halnya kita sebagai manusia yang bukan Tuhan.

Perasaan sedih bisa muncul kapan pun dan dimanapun. Tanpa terduga, hal itu muncul bagai hati ini dihunus oleh pedang tajam. Perasaan tersiksa, perasaan sedih, benar-benar membuat sakit. Tidak hanya sakit, hal itu serasa membuat kita kehilangan segalanya.

Segalanya terasa hilang
Segalanya terasa hampa
Semua itu hilang dengan perlahan
Ya, perasaan senangku memudar
Kebahagiaan itu tak ada lagi
Rasa sedih itu menyebar ke seluruh tubuh
Bagai penyakit, yang tiba-tiba merusak tubuh dengan ganas
Aku menangis, menahan rasa sakit ini
Aku menahan, menunggu
Menunggu semua ini akan berakhir

Wednesday, August 22, 2012

I Believe It!

Percaya dengan kata hati? Aku percaya hal itu! Kata hati ialah sebuah penggilan yang muncul dari dalam diri kita masing-masing. Kata hati sering muncul dengan sendirinya ketika kita memikirkan sesuatu hal. Ketika kita hendak memilih, ketika kita hendak melakukan sesuatu, dan semua yang kita lakukan akan selalu muncul yang disebut kata hati.
Mungkin banyak orang tidak mengenal kata hati mereka sendiri, karena mereka tidak peduli akan dirinya masing-masing. Percaya pada diri sendiri adalah kunci untuk menemukan kata hati itu.
Kata hati tidak akan mengatakan hal buruk yang harus kita berbuat, justru sebaliknya. Ia selalu memberikan peringatan-peringatan untuk melakukan hal yang baik. Yang aku temukan sejak dulu, kata hati tidak akan pernah salah :)

Percaya dengan ikatan batin? Aku sangat percaya hal itu! Ikatan batin ialah sebuah konektivitas dimana kita dengan seorang yang lain memiliki hal itu. Sebuah koneksi yang sama, yang dapat menghubungkan kita dengan orang tersebut. Hal itu jarang terjadi, namun ada beberapa orang yang mampu merasakannya. Mungkin sebuah ikatan batin yang normal adalah ikatan batin kita dengan ibu, dengan orang yang lain mungkin jarang. Tapi aku punya itu! Aku punya ikatan batin itu dengan sahabatku. Hal yang jarang terjadi, tapi itu terjadi padaku :)

Mengapa aku berbicara seperti ini? Karena kedua hal itu benar-benar terjadi di dalam hidupku. Sudah bertahun-tahun aku merasakannya, tapi baru saja aku menyadari bahwa kedua hal itu memang nyata ada padaku dan sahabatku. Sungguh hal yang langka, namun aku mencintai hal itu.

For: Someone who stay in my left side

Thursday, August 16, 2012

Kangen

Kutrima suratmu `Tlah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu aKan hadirnya diriku
Didalam hari-harimu Bersama lagi

Kau tanyakan padaku Kapan aku akan kembali lagi
Katamu kau tak kuasa Melawan gejolak didalam dada
Yang membara menahan rasa Pertemuan kita nanti
Saat bersama dirimu

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....

Kau tuliskan padaku Kata cinta
Yang manis dalam suratmu
Kau katakan padaku Saat ini
Kuingin hangat pelukmu
Dan belai lembut kasihmu
Takkan kulupa slamanya
Saat kau ada di sisiku

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....

Jangan katakan cinta
Menambah beban rasa
Sudah simpan saja sedihmu itu
Ku akan datang.....

Semua kata rindumu
Semakin membuatku `tak berdaya
Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang Melepas semua kerinduan
Yang terpendam.....


Lagu itu, mungkin bisa mewakili perasaanku beberapa waktu ini. Missing someone is a bad thing, right? But actually, that's bad for ourself. Jujur, saya bingung mau nulis apa. Perasaan saya campur aduk ketika ingat masalah ini. 

Dia, seseorang yang hadir tanpa terduga olehku. Berkenalan dengan cara yang tidak wajar. Tiba-tiba mendekat dan akhirnya kami menjadi dekat. Kami berteman, namun makin lama kami sudah layaknya sepasang saudara kembar yang lama terpisah.
Setelah kami berpisah, tak ada lagi kabar darinya. Tentang siapa temannya saat ini, siapa kekasihnya saat ini, bagaimana keadaan study nya, daln lain-lain. Saya butuh dia, SANGAT BUTUH! Dia yang selalu menemani ketika aku sendiri, dia yang selalu menghibur ketika aku sedih, dia yang selalu menolong ketika aku membutuhkan bantuan, dia segalanya.

Sungguh pikiran ini berputar-putar ketia mengingatmu. Hanya satu inginku, kembalilah ke sini.. :(

For: someone who stay in my leftside

Sunday, July 29, 2012

You, Me, and Music

Musik sudah menjadi bagian dalam hidupku. Semua orang mencintai musik, namun setiap orang memiliki selera musik yang berbeda. Ada rasa cinta dan sifat tersendiri dengan genre musik yang kita pilih dan sukai.

Kita ambil contoh dari musik Rock. Banyak orang menyukai genre ini karena musik ini mampu membangkitkan semangat selama musik ini diarahkan ke arah yang positif. Rata-rata orang yang menyukai genre musik ini karena mereka memiliki sifat yang sedikit keras ATAU mereka memiliki sebuah rasa/hal yang menurut mereka keras, sehingga genre musik ini membuat mereka merasa nyaman. Karena musik ini sama dengan apa yang terjadi di dalam hidupnya.
Contoh satu lagi dari musik Ballad. Banyak orang menyukai genre ini karena mampu membuat hati kita menjadi melankolis. Rata-rata orang yang menyukai genre musik ini karena mereka memiliki sifat yang halus ATAU memiliki sebuah rasa/hal yang menurut mereka lemah atau lembut. Musik ini mampu membuat mereka semakin sedih ketika mereka sedang merasakan sebuah kesedihan. Atau mungkin orang bisa merasakan arti dari musik ini sehingga membuat mereka mendadak melankolis, namun mereka mencintai hal ini.

Saya pribadi, sangat mencintai musik. Musik apapun saya suka, selama musik itu bisa saya nikmati dengan baik. Saya tidak menutup kemungkinan apapun untuk mencintai semua genre musik.
Dalam musik itu sendiri, tercipta banyak sekali lagu yang dapat dinikmati. Lagu yang dapat membuat semua orang mendapatkan sebuah perubahan. Contoh, ketika kita sedang mendengarkan sebuah lagu, kita pasti merasakan sedikit atau banyak perubahan dari diri kita. Misalkan pada 'mood', sikap, dan lainnya. Saya pun selalu mengalami hal itu.

Sampai pada akhirnya seseorang datang padaku, membawa musik-musiknya yang mampu membuatku terbang melayang di udara. Musik di sini dapat diartikan ke dalam berbagai maksud. Tapi 'real musik' itu sendiri memang ia bawa padaku. Ia mengenalkan lagu-lagu favoritenya, ia mengajakku untuk menyukai lagu-lagu itu. Awalnya aku menolak bahwa lagu-lagu itu bisa dijadikan sebagai sebuah 'favorite', namun tidak lama kemudian aku mengakui bahwa lagu-lagu itu mampu membuatku jatuh cinta.
Jujur, sampai saat ini aku masih mencintai musikmu. Bahkan aku lebih mencintainya daripada saat itu. Mungkin tidak banyak musik baru yang kamu perkenalkan padaku. Namun aku berterima kasih, bahwa kamu telah memberikan secercah musik baru di dalam diriku. Dan pada saat ini, aku membutuhkan musik-musik barumu dalam hidupku :)

For: YOU, my Dear..

Thursday, June 28, 2012

Cinta Takkan Kemana-mana

Masihkah ada padamu, sedikit bayang diriku
Akankah suatu saat kau berubah pikiran
Dan kembali

Masihkah ada padamu, sedikit cinta untukku
Akankah suatu saat kau kembali kepadaku

Memang kita tlah jauh rasanya
Memang kita sudah tak bersama
Jika memang kita ditakdirkan tuk bersama slamanya
Cinta takkan kemana-mana

Saturday, May 26, 2012

A Thousand Years

Heartbeat fast, colors and promises
How to be brave, how can I love when I'm afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer...

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid, I have loved you
For a thousand years, I'll love you for a thousand more

Time stand still, beauty in all she is
I will be brave, I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath, every hour has come to this
One step closer...

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid, I have loved you
For a thousand years, I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

One step closer
One step closer...

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid, I have loved you
For a thousand years, I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more


Saturday, May 19, 2012

Terjadi Lagi

Aku merasa, hidupku ini tidak pernah lengkap. Aku bukan orang yang sempurna, aku punya banyak teman tetapi pergi dan kembali bergantian, aku punya banyak keluarga namun tak seorang pun memperhatikan. Akankah hidupku ini menjadi lengkap? Bertahun-tahun aku menantikan, namun tak kunjung lengkap.

Sahabat sejati seharusnya tidak akan pernah meninggalkan karena kesukaan yang baru. Sahabat sejati akan selalu setia berada di samping sahabatnya. Namun apa yang aku terima? Semua cuma omong kosong! Kalian semua pembual! Untuk saat ini bukan kalian, tapi KAMU.

Bertahun-tahun kita bersama melewati jalanan hidup ini, berjuang bersama, sukses bersama, dan selalu bersama. Semudah inikah kita berpisah? Jujur, persahabatan kita dimulai dari hal yang sangat sulit. Awalnya aku hanya mengenalmu dari jauh, tidak secara dekat. Dengan tidak sengaja sekelompok anak mempersatukan kita hingga seluruh dunia tahu bahwa 'aku-milikmu' dan 'kamu-milikku'. Butuh waktu berapa lama kita untuk bisa menjadi kompak? Cukup lama bukan? Kita memang dekat, tapi kekompakan kita sulit dijaga.

Cinta? Hmmmm, cinta. Dunia ini emang hampa tanpa adanya cinta. Iya, aku tahu itu. Tapi bukan berarti di antara sahabat tidak ada cinta kan? Aku sayang dan cinta sama kamu, kalian. Sudah seperti saudara dekat. Kamu, kalian bukan orang asing lagi  di hidupku. Kalian orang berharga, sangat berharga. And I won't let you go guys. Jangan pergi-pergi dari hidupku. Tanpa kalian, hidupku akan sangat tidak lengkap.

Saturday, April 7, 2012

The First Stand Up Nite Malang

Opening Performance : Knee and Toes


Ini salah satu penerima Golden Ticket di ajang pencarian bakat 'Stand Up Comedy 2' : Arie Kriting


Ini dia Comic termuda berumur 16 tahun : Fito




Ini juga salah satu penerima Golden Ticket di ajang pencarian bakat 'Stand Up Comedy 2' : Yuli Queen


Ini Om Reggy Hasibuan, comic asal Malang :)

Dia adalah pencetus pertama Stand Up Comedian di Indonesia (giving applause *prokprok)

Om Reggy ini comic berdarah Jawa, Cina, dan Batak

Sebelum menjadi comic, Om Reggy Hasibuan ini bekerja sebagai guru bahasa Inggris (debate)

Ko Ernest Prakasa, siapa yang tidak kenal dengan orang ini? :D

Comic Cina - Betawi yang luar biasa, hahaha!





Wednesday, April 4, 2012

Semusim

Awal ku mengenalmu, tak terkira akan menjadi sedekat itu. Aku tak pernah menyangka akan menjadi seperti itu. Aku terkejut, namun aku bersyukur, karena aku bisa memiliki seseorang sepertimu. Kau berbeda dari orang yang lain. Kau mampu memahami keadaanku, kau mampu beriku kekuatan disaat jiwaku melemah. Tapi itu hanya semusim, ketika aku sedang bersamamu.

Sekarang kita terpisah. Hati kita terpisah sangat jauh. Namun sebenarnya, jarak kita sesungguhnya tidak sejauh itu. Aku merasakan perbedaan kita semakin menjadi-jadi. Tak ada toleransi sedikitpun! Dan aku merasa sakit untuk itu. Perhatianmu tak lagi ada, kasih sayangmu memudar. Untuk menemaniku sejenak saja tak ada waktu. Dimana engkau? Dimana engkau yang selalu menemaniku? Dimana engkau yang mampu memahamiku setiap waktu?

Aku menyadari, bahwa setiap manusia selalu melakukan perubahan. Entah itu perubahan positif, ataukah negatif. Aku tak tahu. Namun satu yang aku tahu, perubahan yang kamu lakukan tidak sejalan dengan apa yang aku pikirkan. Kau berjalan dengan percaya diri, lurus ke depan, tanpa menoleh ke kanan kiri, bahkan ke belakang. Masih ingatkah kau akan diriku?

Sekarang kita berada di tempat yang berbeda. Aku berada di utara, dan kamu berada di selatan. Hidup kita sudah berbeda. Hidupku semakin parah, dan hidupmu semakin membaik. Saat ini aku tahu, kau sudah menemukan penggantiku. Pengganti teman hatimu. Aku bukan siapa-siapamu lagi. Dan sekarang dia adalah segalanya bagimu. Tak sedikitpun kau memandangku, pandanglah dia semau mu! Pergilah kepadanya dan pergilah jauh dari hidupku jika memang itu yang harus terjadi pada hidup kita. 

Bangku-bangku itu menjadi saksinya. Saksi semua perjalanan hidup kita berdua. Ketika kita bercanda, bernyanyi bersama, saling bercerita, dan bahkan ketika kita bertengkar beradu opini. Aku merindukan masa-masa itu, masa dimana AKU DAN KAMU adalah SATU.

Satu pesanku, jangan biarkan dia merasakan kasih sayang semusim seperti apa yang kamu lakukan di kehidupanku.

For : Someone who stay in my left side

Saturday, March 17, 2012

Only Hope

There’s a song that inside of my soul
It’s the one that I’ve tried to write over and over again
I’m awake in the infinite cold, but you sing to me over
And over and over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours
I know now you’re my only hope

Sing to me the song of the stars
Of your galaxy dancing*and laughing and laughing again
When it feels like my dreams are so far
 Sing to me of the plans that you have for me over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours
I know now you’re my only hope

I give you my destiny, I’m giving you all of me
I want your symphony
Singing in all that I am 
At the top of my lungs
I’m giving it back

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray to be only yours
I pray to be only yours
I know now you’re my only hope

Friday, March 2, 2012

Curhat

Saat ini, hari ini, jujur, aku stres. Aku nggak tahu gimana caranya buat menyelesaikan semua problema yang ada. Dunia seakan-akan menjauh dariku, mereka tidak mengenal aku, mereka tidak memahamiku.
Setahun belakangan ini aku sering banget merasakan yang namanya stres. Entah kenapa, hal itu selalu saja berputar di kehidupanku. Aku pusing, aku bingung, aku hilang arah.

Pernahkah kalian dimusuhi oleh guru sendiri? Mungkin tidak. Hal ini aneh bukan? Tapi ini yang aku rasakan belakangan tahun ini di sekolah baru. Bukan hanya sekedar guru, beliau adalah seorang wali kelas, guru mata pelajaran kimia. Jujur, saya memang anak yang bodoh dalam pelajaran. Tapi sebodoh-bodohnya aku, nggak pernah selama menerima raport mendapati hampir semua mata pelajaran tidak lulus KKM. Hal ini mulai membuatku emosi. Sedangkan teman-temanmu mendapatkan nilai-nilai yang sangat bagus. Temanmu yang tidak pernah masuk sekolah, tidak pernah mengerjakan pr, ulangan selalu mendapat nilai dibawah 30 tapi nilai raportnya bisa diatas kamu? Apa yang akan kamu lakukan?
 
Di sekolah pasti diadakan yang namanya piket. Ya, piket adalah tugas dimana kita harus membersihkan ruangan kelas. Tapi pasti kalian pernah kan lupa untuk menyapu kelas atau pun merapikan meja kursi? Itu hal yang terjadi denganku. Beberapa anak yang mendapatkan giliran piket hari senin dipanggil oleh wali kelas. Kami semua dimarahi karena tidak ada yang piket kecuali satu anak yang berinisialkan P. Ada satu anak yang tidak mau jujur kalau dia tidak piket. Hal itu membuatku muak. Tidak menyadari kesalahan diri sendiri adalah hal MUNAFIK. Tiba-tiba wali kelas membentakmu dengan nada yang sangat keras dan kata-kata yang kasar, bagaimana kamu? Tidakkah kamu sakit hati? Sedangkan teman-temanmu yang lain hanya diperingatkan namun dengan nada dan kata yang halus. Semua teman sekelasmu menyaksikannya.

Seorang wali kelas harusnya memberikan contoh yang baik bukan kepada anak didiknya? Bukannya beliau seharusnya memberikan semangat kepadamu? Namun hal itu tidak terjadi hidupku. Seorang wali kelas selalu merendahkan aku di hadapan teman-teman. Yang lebih parahnya lagi, aku dibilang BODOH dihadapan orang tuaku. Bukan hanya bodoh, tidak cerdas, lemot, nggak bisa apa-apa. Sungguh ironis bukan? Thats fine kalo wali kelas berbicara hanya dihadapanmu dan teman-temanmu. Ini di depan orang tuamu. Kemudian orang tuamu menangis, bukan di depanmu, di depan kakakmu, di depan orang lain. Tidakkah kamu merasa bersalah? Tapi tegakah seorang guru berbicara seperti itu di depan orang tua muridnya?

Sekolah, pasti nggak jauh-jauh juga dari yang namanya praktikum. Kebetulan waktu itu ada praktikum kimia. Kalo nggak salah ada 6 anggota (uh, I forgot -.-). Kita semua udah melaksanakan praktikum tersebut dan setelah itu sudah pasti kita disuruh buat yang namanya LAPORAN. Kebetulan juga, satu kelompok yang buat laporan cuma aku, yang lainnya copy-paste punyaku. Oke lah gapapa, namanya juga satu kelompok, masa ngga ada kerja samanya? Tapi setelah laporan tersebut dikumpulkan dan kemudian dibagikan oleh guru (wali kelas), ternyata nilaiku paling rendah! Mereka bisa dapat nilai 90 dengan mudahnya, sedangkan aku cuma dapat nilai 80?! WHAT THE FUCK IS THIS?! Sungguh-sungguh ironis.

Sekian cerita dari saya. Selamat membaca curhatan GILA saya.
#buat yang merasa atau tahu cerita ini, mohon maklum, saya hanya sekedar bercerita melepaskan segala penat yang ada. Kalo pun wali kelas saya baca ini, tolong introspeksi ya? Maaf kalo telinga anda saat ini panas, HAHAHAHA.

Sunday, January 29, 2012

Missing You

Kalian pasti punya yang namanya temen deket, ya kan? Biasanya sih kalian sebut mereka dengan sahabat. Sama hal nya denganku, aku menyebut mereka dengan 'SAHABAT', namun aku menganggap mereka 'SAUDARA'. Tiap hari nemenin smsan, bercanda bareng, ktawa bareng, saling curhat, dan masih banyak lagi.
Tapi pernahkah kamu merasa kehilangannya? Ya, itu yang aku rasakan pada saat ini. Udah berminggu-minggu aku ditinggalkan oleh mereka. Dan sampai saat ini mereka juga belum sadar apa yang telah mereka perbuat. Bener-bener sakit ngerasain hal ini.
Ternyata yang namanya diduain itu ga cuma kalo lagi pacaran ya? Tapi dalam berteman pun bisa. Contohnya saya ini, diduain sm pacar dia. Padahal selama ini kalau ada apa-apa ya selalu saja larinya ke saya.
Apa kamu nggak inget ketika kita saling curhat? Apa kamu nggak inget ketika kamu bercerita bahwa kamu kesel lihat pacarmu bertingkah seperti itu? Apa kamu nggak inget selama ini siapa yang semangatin kamu ketika semua orang nggak ada yang percaya sama kamu?
Saat ini, aku cuma minta satu hal dari kalian sahabat-sahabatku, saudara-saudaraku, ingatlah aku.

Sunday, January 22, 2012

Andai Aku Adalah Pohon

Andai aku adalah sebatang pohon. Mungkin pohon yang tidak pernah dirawat, dipelihara, yang hanya menunggu belas kasihan dari seorang hujan.
Aku membayangkan, bagaimana jika aku menjadi pohon? Apakah aku akan mengenal Tuhan? Apakah aku akan memiliki keluarga? Apakah aku akan mempunyai teman? Apakah aku mengerti arti hidup? Yang aku tau, pohon hanya bisa berdiam diri, entah apa yang dia pikirkan.
Jika aku menjadi pohon, tiba-tiba seseorang menghujatku dengan kata-katanya yang kasar. Aku akan diam.
Jika aku menjadi pohon, tiba-tiba seorang temanku meninggalkanku begitu saja. Aku akan diam dan tidak akan mengejarnya.
Jika aku menjadi pohon, tiba-tiba aku kehilangan MOODBOOSTER yang selama ini ada di dalam diriku. Aku akan diam dan tidak akan merasakan apapun yang terjadi pada diriku.

Dari sebatang pohon aku akan belajar, mengendalikan emosi ketika hal yang tidak diinginkan terjadi dalam hidupku.
Dari sebatang pohon aku akan belajar, mencintai dan menjaga apa yang aku punya.
Dari sebatang pohon aku akan belajar segalanya tentang kebaikan.


"Belajarlah dari sebatang pohon, karena dia tidak pernah mengeluh akan apa yang dia miliki dan rasakan" - Bela

*terinspirasi setelah mempelajari Biologi bab Keanekaragaman Hayati

Saturday, January 7, 2012

Apalah Arti Menunggu ?

Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi

Dahulu kaulah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama

Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi