The world of my words...

Enter Slide 1 Title Here

Enter Slide 2 Title Here

Enter Slide 3 Title Here

Sunday, December 9, 2012

Baru aja, saya nonton sebuah acara talkshow di salah satu stasiun tv nasional dengan inisial judul talkshow 'JA'. Hal itu terjadi secara tidak sengaja dan kebetulan bintang tamu yang diundang adalah Sammy Simorangkir. Kita semua tahu bahwa Sammy adalah mantan vocalist band Kerispatih. Band yang selalu menyajikan lagu-lagu yang menyentuh hati setiap pribadi manusia. Tidak hanya band tersebut, mantan vocalist-nya yaitu Sammy juga sangat terkenal dengan suara indahnya.

Di acara tersebut, sang presenter sudah pasti bertanya tentang kehidupan Sammy saat ini, setelah ia dipecat oleh management mantan band-nya tersebut. Tidak hanya itu, ada satu pertanyaan yang bener-bener membuat saya membuka telinga dan mata hati selebar-lebarnya. Presenter tersebut bertanya, "Ada nggak sih rasa trauma itu?". Sammy menjawab panjang lebar. Namun ada satu peryataan dia yang benar-benar membuka mata hati dan pikiran saya. Intinya seperti ini, "Dulu, saya mendewakan yang namanya teman. Itu bagi saya, entah bagaimana dengan orang lain. Dan saya, me-nomor-dua-kan keluarga. Saya mengorbankan segalanya demi teman. Ketika keluarga mencari saya, bagaimanapun caranya agar saya tidak kembali pulang dan tetap bersama teman-teman. Tetapi, sekarang saya sadar, semua itu terbalik. Jika suatu saat kita jatuh ke dalam sebuah lubang kotoran. Siapa yang akan mengulurkan tangannya pertama untuk menyelamatkan kita? Keluarga, pasti keluarga. Meskipun teman yang selalu kita 'DEWA'kan adalah teman semenjak kecil, kita tidur satu ranjang atau apa pun lah yang menggambarkan kalau kita ini teman sejati, semua itu tidak akan bisa. Mereka tidak akan pernah menolong kita. Tidak ada istilah 'berat sama dijunjung, ringan sama dijinjing'. Hal itu menyadarkan saya untuk tidak me-nomor-dua-kan keluarga. Sekarang saya sadar."

Jujur, saya merinding denger kata-kata itu. Itu yang selama ini saya rasakan. Bagaimana pun kedekatan kita dengan teman, tetap keluarga lah yang dapat menerima kita. Tidak ada istilah teman selalu ada untuk kita. Kata 'BERSAMA' sudah bukan jamannya lagi. SEKARANG SAYA SADAR, SANGAT SADAR!

(ps: sebenernya saya pengen share video Sammy di acara tersebut. Tapi ternyata di youtube belum beredar video tersebut. Jadi silahkan yang ingin lihat cari sendiri di youtube, kalau sudah beredar *smile*)

Popular Posts

Viewers

Powered by Blogger.

About ME :)

Hi , my name is ZEPHANIAH GAVRILA BELA PUSPITA .
But you can call me BELA .
I'm 15 , but my friends say that I always think very mature .
I love my JESUS , my family , my best friends , and my dog .
I love to write , anything . That can make me happy :)
I love blogging , and exactly this blog is my diaries.
Read my blog , I hope you like it .

Love ,
B E L A :)

Blogger templates

About Me

My photo
An astronaut, and always be a zombie.

Followers