Monday, October 29, 2012

Terjemahan

Ketika kita menonton sebuah film, film produksi luar negeri, tentunya dengan bahasa asing. Memang, kita seringkali tidak mengerti bahasa yang terdapat dalam film tersebut. Tetapi bukankah kita lebih nyaman dengan suara bahasa asing itu daripada dubbing? Iya atau tidak, jawaban ada di dalam diri anda. Namun banyak di antara kita lebih suka suara dengan bahasa asli, karena itu terdengar lebih nyaman.

Beberapa waktu yang lalu, ayahku menonton sebuah film di televisi. Ya, film asing, dari China. Film itu tayang jam 8 malam, tetapi beliau sudah menunggu film itu sejak pukul 7 malam. Jam 8 pun tiba, beliau sudah ada di depan tv. Ketika film itu mulai dimainkan, ya, ternyata televisi tersebut menayangkan film yang sudah di dubbing. Betapa kecewanya beliau.

Di sini sama halnya dengan kehidupan kita. Mencintai seseorang yang berarti di dalam hidup kita, tiba-tiba ia berubah, dengan bahasanya yang baru. Padahal pada kenyataannya, kita mencintai dia karena ia memiliki bahasa yang tidak sama dengan kita, ia menggunakan bahasa aslinya namun kita nyaman akan hal itu. Suatu ketika ia berubah menggunakan bahasa lain yang sebenarnya bukan bahasanya yang dulu, sungguh sakit melihat hal itu.

Terjemahan, ada kalanya hal itu membantu, namun ada kalanya juga hal itu menyusahkan karena kita tidak nyaman akan hal itu. Kalimat itu bisa kita gambarkan di dalam kehidupan kita. Di dalam berkehidupan, berteman dan berkeluarga, jadilah diri sendiri. Kita bisa bersatu karena kita berbeda. Perbedaan yang alami karena kita hanya ingin dan terus berusaha menjadi diri sendiri. Tidak menjadi orang lain. Menjadi diri sendiri adalah kunci dimana orang akan bisa menerima kita sebaik mungkin.

No comments:

Post a Comment